//
you're reading...
Abah Iwan Abdulrachman

lirik-lirik lagu Abah Iwan Abdulrachman

di bawah ini merupakan lirik-lirik lagu dari sebagian lagu ciptaan abah Iwan yang paling saya sukai dan paling sering didengerin.

MELATI DARI JAYAGIRI

Melati dari Jayagiri
Kuterawang keindahan kenangan
Hari-hari lalu di mataku
Tatapan yang lembut dan penuh kasih

Kuingat di malam itu
Kau beri daku senyum kedamaian
Hati yang teduh dalam dekapan
Dan kau biarkan kukecup bibirmu

Mentari kelak kan tenggelam
Gelap kan datang
Dingin mencekam
Harapanku bintang kan terang
Memberi sinar dalam hatiku

Kuingat di malam itu
Kauberi daku senyum kedamaian
Mungkinkah akan tinggal kenangan?
Jawabnya tertiup di angin lalu

DETIK HIDUP

Detik-detik berlalu dalam hidup ini
Perlahan tapi pasti menuju mati

Kerap datang rasa takut menyusup di hati
Takut hidup ini terisi oleh sia-sia

Pada hening dan sepi aku bertanya
Dengan apa kuisi detikku ini

Tuhan kemana kami setelah ini?
Adakah Engkau dengar doaku ini?

SEJUTA KABUT

Sejuta kabut turun perlahan
Merayap di jemari jalanan
Meratap, melolong lalu menjauh
Menggoreskan kesan suram padaku

Sejuta kabut turun semalam
Mengetuk-ngetuk jendela kamarku
Meratap, melolong lalu menjauh
Menggaungkan kesan ngeri di hati

Lalu kusibak tirai hatiku
Kubuka lebar-lebar pintu jiwaku
Kuterjuni kabut yang di kakiku
Berbekal matahari
yang bernyala
yang membara

MENTARI

Mentari menyala di sini
Di sini di dalam hatiku
Gemuruh apinya di sini
Di sini di urat darahku

Meskipun tembok yang tinggi mengurungku
Berlapis pagar duri sekitarku
Tak satu pun yang sanggup menghalangiku
Bernyala di dalam hatiku

Hari ini hari milikku
Juga esok masih terbentang
Dan mentari kan tetap menyala
Di sini di urat darahku

SERIBU MIL LEBIH SEDEPA

Gubuk sunyi di pinggir danau
Diam-diam tersenyum dipeluk mentari senja
Yang juga nakal meraba-raba ujung bunga rerumputan
Lagu alam memang sunyi, sayang

Apalagi sore ini, sore ini sore Sabtu. Sore biasa kita berdua
Membelai mentari senja di ujung jalan Bandung utara
Mentarinya yang ini juga, sayang
Cuma jarak yang memisah kita
Seribu mil lebih sedepa
Seribu mil pun lebih sedepa
Lagu alam memang sunyi.. mmm..

Lagi pula bukan puisi
Cuma bahana yang diam-diam
Lalu bangkit dari dalam hati
Lagu alam memang sunyi, sayang

Kini jarak yang memisah kita
Seribu mil lebih sedepa
Seribu mil pun lebih sedepa
Gubuk sunyi di pinggir danau.. mmm..

NYANYIAN LANGIT

Sore tadi surut perlahan-lahan
Dan bayang-bayang senja merayap satu-satu
Menjemput bintang-bintang yang diam-diam hadir
Kuterpana tiba-tiba bagai dalam mimpi
Langit luas malam ini penuh lagu

Lama kutercenung
Angin semilir mengelus kalbuku
Dan air mata meleleh di dalam hatiku.. Di hatiku

Entah kapan peristiwa begini
Bintang-bintang berbisik.. mmm..
Bernyanyi di hatiku.. mmm..
Malam senyap begini
Kuingin kau berulang

Satu-satu kudatangi kerlip-kerlip ini
Ragu-ragu kuhampiri dalam sepi

Langit yang terkembang
Begini kecil hadirku di sini
Pesona yang dahsyat
Menyergap memukau hatiku.. Jiwaku..

Entah kapan peristiwa begini
Bintang-bintang berbisik.. mmm..
Bernyanyi di hatiku.. mm

Malam senyap begini
Bergema penuh lagu

JIWA YANG TENANG

Kutanyakan asmaMu kepada bintang
Kugantungkan rinduku di awan
Kutitipkan asa hati di celah cahaya bulan
Terbawa angan, menjauh perlahan

Gunung-gunung bertasbih di dalam diam…
Pohon-pohon tertunduk…sepi
Gemercik air berbisik kepada angin yang sunyi
Menyimak alam
Oh jiwa yang tenang…

Bergema sayup menggaung menembus malam
Meniti langit menyusupi kelam
Lalu tersibak tabir hati
Di saat subuh menjelang
Menyimak alam
Oh jiwa yang tenang

 

About wulanthestarshine

I'm just an ordinary girl. With this blog I hope it can be useful for everyone.

Diskusi

One thought on “lirik-lirik lagu Abah Iwan Abdulrachman

  1. hatur nuhun teh ngiring copy…

    Posted by alamsyah | Juni 3, 2011, 3:17 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: